Doa Istikharah

2 min read

Doa

Doa istikharah adalah doa yang dipanjatkan setelah selesai melakukan shalat istikharah. Doa ini shahih dan sunnah untuk dilakukan. Jika dilakukan akan bertambah baik, namun jika tidak dilakukan maka tidak apa-apa.

Setiap manusia memiliki masalahnya sendiri, kepada siapa kita meminta jika bukan pada Allah SWT ?

Salah satu masalah yang sering dialami yaitu kebimbangan dalam memilih atau menentukan sesuatu. Untuk masalah ini, sangat dianjurkan untuk melakukan shalat istikharah.

Nah bagaimana sih cara shalat istikharah yang benar ?

Berikut rangkuman dari berbagai sumber yang shahih tentang cara shalat istikharah, doa sholat istikharah dan hal – hal yang berkaitan dengan shalat istikharah.

Baca Juga : Tata Cara Doa yang Baik dan di Ijabah

Shalat Istikharah

Shalat Istikharah

Apa itu shalat istikharah ? Shalat istikharah adalah shalat sunnah yang dilakukan untuk meminta petunjuk Allah ketika manusia sedang bimbang dan merasa ragu untuk menentukan pilihan.

Misalnya saja bingung menentukan tempat sekolah, bingung memilih jodoh, ataupun bingung menentukan pilihan dari banyaknya pilihan.

Dengan shalat istikharah ini, maka manusia akan diberi kemantapan hati dalam memilih pilihan yang meragukan tersebut.

Jabir bin Abdillah berkata : “Rasulullah mengajari kami shalat istikharah untuk memutuskan segala sesuatu sebagaimana mengajari surah Al-Qur’an”.

Berliau pun bersabda : “Apabila seseorang diantara kalian mempunyai satu rencana untuk mengerjakan sesuatu, hendaknya ia melakukan shalat sunnah (istikharah) dua rakaat”.

Waktu Shalat Istikharah

Shalat istikharah tidak punya batasan waktu tertentu, namun dianjurkan di waktu sepertiga malam bersama dengan shalat tahajud.

Dalam hadits tertera jika jumlah shalat istikharah adalah 2 rakaat.

Bisa berdiri sendiri dengan niat khusus shalat istikharah, dan bisa juga digabung dengan niat shalat sunnah rawatib.

Shalat Istikharah dianjurkan pada Sepertiga Malam.

Niat Istikharah

Niat berada dalam hati, jika ingin membacanya maka bacalah dalam hati dengan keyakinan, pengharapan serta menyerahkan semuanya hanya kepada Allah.

Berikut bacaan niat shalat istikharah arab :

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الاِسْتِخَارَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Berikut bacaan niat shalat istikharah latin :

USSHOLLI SUNNATAN ISTIKHOROTI RAK’ATAINI LILLAHI TA’ALA

Artinya : Saya berniat sholat sunnah istikharah dua rakaat karena Allah Ta’ala

Tata Cara Istikharah

Sayyid Sabiq tidak menyebutkan jika shalat istikharah memiliki surah khusus untuk dibaca. Jadi setelah membaca surah Al-Fatihah, boleh membaca surah apapun.

Bagaimana surat untuk shalat istikharah ?

Namun Syaikh Wahbah az Zuhaili dalam Fiqih Islam memiliki pendapat jika setelah membaca surah Al-Fatihah pada rakaat pertama lalu membaca surah Al Kafirun.

Dan pada rakaat kedua membaca surah Al Ikhlas setelah membaca surah Al-Fatihah.

Berikut tata cara shalat istikharah :

  1. Niat.
  2. Takbiratul ihram, lalu doa iftitah.
  3. Membaca surah Al-Fatihah.
  4. Membaca surah dari Al-Qur’an, dianjurkan surah Al Kafirun.
  5. Ruku’.
  6. I’tidal.
  7. Sujud.
  8. Duduk diantara dua sujud.
  9. Sujud kedua.
  10. Berdiri lagi untuk rakaat kedua.
  11. Membaca Surah Al-Fatihah.
  12. Membaca surah dari Al-Qur’an, dianjurkan surah Al Ikhlas.
  13. Ruku’
  14. I’tidal.
  15. Sujud.
  16. Duduk diantara dua sujud.
  17. Sujud kedua.
  18. Tahiyat akhir.
  19. Salam.

Kemudian membaca doa istikharah seperti yang dianjurkan oleh Rasulullah.

Doa Istikharah dan Artinya

Tata Cara Shalat Istikharah

Setelah menjalankan sholat istikharah dua rakaat, kemudian membaca doa istikharah yang telah diajarkan Rasulullah SAW sambil menyebutkan keinginan.

Berikut bacaan doa istikharah arab :

اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِكَ وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيمِ ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوبِ

اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ خَيْرٌ لِى فِى دِينِى وَمَعَاشِى وَعَاقِبَةِ أَمْرِى فَاقْدُرْهُ لِى وَيَسِّرْهُ لِى ثُمَّ بَارِكْ لِى فِيهِ

وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ شَرٌّ لِى فِى دِينِى وَمَعَاشِى وَعَاقِبَةِ أَمْرِى فَاصْرِفْهُ عَنِّى وَاصْرِفْنِى عَنْهُ ، وَاقْدُرْ لِى الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِى

Berikut bacaan doa istikharah latin :

Allahumma inni astakhiruka bi ‘ilmika, wa astaqdiruka bi qudratika, wa as-aluka min fadhlika, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa ta’lamu wa laa a’lamu, wa anta ‘allaamul ghuyub.

Allahumma fa-in kunta ta’lamu hadzal amro (menyebutkan persoalannya) khoiron lii fii ‘aajili amrii wa aajilih (aw fii diinii wa ma’aasyi wa ‘aqibati amrii) faqdur lii, wa yassirhu lii, tsumma baarik lii fiihi.

Allahumma in kunta ta’lamu annahu syarrun lii fii diini wa ma’aasyi wa ‘aqibati amrii (fii ‘aajili amri wa aajilih) fash-rifnii ‘anhu, waqdur liil khoiro haitsu kaana tsumma rodh-dhinii bih.

berikut doa istikharah dan artinya :

” Ya Allah, sesungguhnya, aku memohon kebaikan kepada-Mu dengan ilmu-Mu, aku memohon kemampuan kepada-Mu dengan kekuasaan-Mu dan aku memohon kepada-Mu dari anugerah-Mu yang Agung. Sesungguhnya, Engkau Mahakuasa sedang aku tidak kuasa, Engkau Mahatahu sedang aku tidak mengetahui, Engkaulah Dzat yang Maha Mengetahui perkara yang gaib.

Ya Allah, apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini (menyebutkan persoalannya) adalah baik bagiku dalam agamaku, kehidupanku, dan akhir urusanku, maka tentukanlah untukku, mudahkanlah jalannya dan berkahilah aku di dalamnya.

Dan apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini adalah buruk bagiku dalam agamaku, kehidupanku dan akhir urusanku, maka jauhkanlah ia dariku dan jauhkanlah diriku darinya, tentukanlah untukku apapun yang terbaik, kemudian jadikanlah aku ridha dengannya”.

Jawaban Istikharah

Jawaban Doa Istikharah

Imam An Nawawi berkata : “Setelah melakukan shalat istikarah, seseorang harus mengerjakan apa yang dirasakan baik untuknya”.

Bagaimana jawaban shalat istikharah jodoh ?

Tidak ada dalil yang kuat tentang dapatnya mimpi setelah shalat istikharah.

Jadi apa petunjuk dari-Nya setelah kita melakukan shalat istikharah ?

Yaitu berupa kemantapan hati kita, kita akan mantap dan lebih condong ke pilihan yang kita pilih.

Jadi kita harus ridha apa yang telah menjadi tetapan-Nya. Walaupun itu tidak sesuai dengan harapan yang kita inginkan.

Cukup sekian informasi yang dapat admin berikan, semoga bermanfaat 🙂